Ramadhan Penuh Kegiatan

Di kampung tempat tinggalku, Bulan Ramadhan adalah saat-saat yang sangat menyenangkan bagiku. Saat-saat dimana mesjid selalu penuh tak perduli waktu. Pagi, siang, sore atau malam bahkan tengah malam sekalipun selalu ada saja orang yang mendiami mesjid.

Selain itu berbagai kegiatan aktif mengisi mesjid, terutama di saat memperingati hari besar Islam yang kebetulan jatuh tepat pada bulan Ramadhan seperti Nudzulul Qur’an, khataman tadarus dan sebagainya. Adapula kegiatan khusus bulan Ramadhan yang bukan hari besar Islam yaitu Pesantren Kilat.

Kegiatan terakhir inilah yang selalu diadakan Remaja Mesjid pada setiap bulan Ramadhan. Kegiatan ini yang paling banyak menyita waktu. Diadakan selama 3 hari dan selama 3 hari 3 malam itulah panitia dari remaja mesjid tak kan sempat tidur walau sepicingpun. Semua panitia sibuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Pada siang hari, panitia disibukkan dengan persiapan materi untuk diberikan kepada para santri sementara malam hari panitia kembali disibukkan dengan persiapan makanan untuk santap sahur para santri. Biasanya panitia akan memilih untuk memasak makanan sendiri daripada harus pesan karena faktor keterbatasan dana.

Nah, Ramadhan tahun ini, lagi-lagi aku disibukkan dengan kegiatan ini. Aku kembali dipercaya untuk menduduki posisi sebagai panitia dari departemen seksi acara. Hal inilah yang membuatku benar-benar sibuk. Aku harus menghubungi para ustadz yang sudah kami pilih untuk menjadi pemateri. Selain itu aku juga harus mempersiapkan topik materi yang akan dibahas setiap harinya. Aku juga harus mendampingi para ustadz ketika mereka menyampaikan materinya. Aku harus bermain dengan waktu ketika menyusun jadwal acara. Aku harus berpacu dengan waktu ketika waktu acara meleset dari jadwal. Uuhhh… bener pekerjaan yang menyita waktu, tenaga dan pikiran. Belum lagi menghadapi para santri dadakan ini yang rata-rata terkenal dengan kenakalannya.

Setiap malam aku harus ikut membantu panitia yang menyiapkan makan sahur bagi para santri. Sekaligus berjaga-jaga agar tidak ada santri yang ikutan bergadang di ruang tidurnya. Kebetulan sekali di halaman mesjid sudah dibangun sebuah madrasah sehingga dua ruangan madrasah itu dapat kita gunakan sebagai ruang tidur para santri. Sementara ruangan lainnya dapat kita gunakan sebagai ruang belajar bagi para santri.

Di hari terakhir, selepas acara pelepasan para santri kembali ke rumah masing-masing adalah saat yang paling tepat buatku untuk memanjakan diri dengan tidur sepuasnya. Lega rasanya, akhirnya kegiatan dapat berjalan lancar tanpa kendala dan ada sedikit cerita dari para orang tua santri yang berkata, “Kalian apakan anakku di pesantren kilat kalian itu, begitu dia pulang, langsung dipeluknya aku dan menangis dipelukanku memohon ampun kepadaku, katanya dia mau berubah. Memang seh dia berubah tapi hanya dua hari saja, besoknya kembali dia membantah perkataanku hahaha…” Di malam yang terakhir, sesaat sebelum makan sahur, panitia mengadakan renungan suci agar para santri merenung, dosa apa saja yang telah dia lakukan kepada orang tuanya agar dia sadar dan memohon ampun kepada kedua orang tuanya.

Pesantren kilat di kampung tempat tinggalku memang sangat melelahkan, tidak hanya bagi para santri tapi juga bagi seluruh panitia. Bahkan ada panitia yang jatuh sakit selepas pesantren kilat. Cape deh… tapi tetep asyik.

18 Tanggapan

  1. Vertammmaaaxxx..

    Selamat berRamadhan ria,Mas.

  2. seru juga kegiatannya^^

  3. @ Ina
    Selamat berRamadhan ria juga ina, dan selamat menunaikan ibadah puasa

    @ K
    seru seh seru K tapi capeknya ini lho gak ketulungan banget deh, tapi biar capek gak tobat buat ngadain acara yang sama pada tahun berikutnya

  4. Hm, ramadhan juga waktu yg tepat untuk cari jodoh lo

  5. Selamat berpuasa, Mas.
    Udah ngga lama lagi lebaran tiba, deh. Wuih, asyik banget.

  6. @ FS
    kalo masalah jodoh mah gak ramadahan juga kalo mo cari yah cari aja mas

    @ DD
    iya, makasih DD, selamat berpuasa juga buat DD yah, ntar kalo lebaran main ke rumah yah…πŸ˜€

  7. lebaran siap2 mudik nihh…

  8. nikmatnya bisa puasa di rumah…
    tahun ini sehari pun ga bisa puasa di rmh…

  9. hooo semoga puasanya makin bermakna yah dengan bnyknya kegiatan buat ramein ramadhan!

  10. @ anang
    wah asyik lo yah bisa mudik, kalo gw malah bingung mo mudik ke mana, abis kampung gw udah abis dijual semua, jadi yah gw gak punya kampung lagi deh…πŸ˜€

    @ syafriadi
    emang selama puasa ini lo di mana? di planet?

    @ lei
    amin… makasih lei emang seh tapi banyaknya kegiatan bikin capek juga lei hihihi…πŸ˜€

  11. Maaf maafan di Bulan Mulia ini kyknya dah jadi hukum wajib.

    Mohon maaf lahir batinπŸ˜€

    Met merayakan Idul Fitri, Mas.

  12. sama in saya jug mohon maaf lahir bathin dan selamat hari raya idul fitri buat yang merayakannya…

  13. selamat idul fitri, laeku. aku minta maaf bila pernah berbuat salah.

  14. Selamat lebaran juga lae jarar, aku juga minta maaf mungkin pernah melakukan kesalahan secara sengaja maupun tidak.

  15. salam kenal!

  16. @ benbego
    salam kenal juga ben, aku intip blog kamu juga yah hihihi…

  17. apdet !!
    apdet !!
    apdet !!

  18. @ superkecil
    sabar non gw masih capek nih baru aja pulang dari pekanbaru, sabar yah buat para fansku yang setia hihihi…πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: