Ramadhan Penuh Kegiatan

Di kampung tempat tinggalku, Bulan Ramadhan adalah saat-saat yang sangat menyenangkan bagiku. Saat-saat dimana mesjid selalu penuh tak perduli waktu. Pagi, siang, sore atau malam bahkan tengah malam sekalipun selalu ada saja orang yang mendiami mesjid.

PLN Padamkan Listrik 12 jam Sehari

Hari Sabtu dan Minggu kemaren adalah hari yang paling gw tunggu-tunggu. Why? Because, Sabtu dan Minggu kemaren ada siaran langsung balap mobil dan motor paling bergengsi di dunia, Motogp dan Formula1. Gw udah nungguin untuk menyaksikan pembalap jagoan gw bertarung dan pasti sangat seru. Gw udah batalin semua janji untuk hari Sabtu dan Minggu.

Apalah Arti Sebuah Nama

Temenku yang namanya Deni, pernah cerita tentang sebuah nama yang teramat aneh menurut pendengarannya yang didengarnya waktu disebutin ama petugas penerima pembayaran rekening listrik ngabsenin orang-orang yang mau bayar tagihan rekening listrik. Nama tuh orang bisa bikin semua orang merasa aman dan terlindungi.

Pahami Bahasamu

Di Indonesia, Sering sekali terdapat penulisan yang salah karena tidak sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). EYD adalah sebuah ketentuan yang dibuat berdasarkan apa yang sudah disepakati oleh beberapa tokoh pakar bahasa Indonesia yang sengaja berkumpul untuk menentukan satu patokan penulisan bahasa yang benar. Para tokoh pakar bahasa ini berkumpul pada tahun 1972 dan akhirnya [...]

Fakta Dibalik Peristiwa G 30 S PKI (versiku) bag 3 (Habis)

Aksi beberapa elemen masyarakat ini di awali dengan aksi yang digelar oleh mahasiswa yang menamakan dirinya Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI). Gerakan mahasiswa ini juga diikuti oleh elemen masyarakat lain seperti Kesatuan Aksi Guru Indonesia (KAGI), Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI), dan lain-lain.Aksi-aksi inilah yang kemudian memicu pecahnya revolusi di negara ini. Semakin lama [...]

Fakta Dibalik Peristiwa G 30 S PKI (versiku) bag 2

Pagi harinya, Soeharto yang telah mengetahui hal ini mendapat laporan dari beberapa ajudan jendral yang telah diculik. Soeharto hanya tersenyum dalam hati karena telah mengetahui bahwa semua ini akan terjadi. Ambisinya untuk menguasai negeri dengan pangkat dan jabatan yang dia miliki hanya tinggal selangkah lagi.